Makassar, CAKRAWALANEWS – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sulawesi Selatan diwarnai kekecewaan dari para peserta tes. Mereka mengeluhkan sistem yang dianggap tidak kredibel dan bermasalah sejak awal pelaksanaannya.
Berbagai keluhan muncul terkait teknis pelaksanaan tes, termasuk dugaan adanya gangguan sistem yang menyebabkan ketidaklancaran proses seleksi. Peserta merasa dirugikan dan mempertanyakan transparansi serta keadilan dari sistem yang digunakan.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua Umum Perjuangan Jurnalis Sulawesi Selatan (Perjosi) menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, Perjosi mendesak Gubernur Sulawesi Selatan untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan dalam pelaksanaan SPMB ini.
Perjosi menilai bahwa kegagalan SPMB di awal ini mencoreng citra pendidikan di Sulawesi Selatan dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang ada. Mereka menuntut adanya evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
- Hindari Razia, Dua Remaja di Makassar Terjatuh saat Putar Balik, Polisi Temukan Sebilah Badik – Oktober 22, 2026
- SDI Tamamaung II Gelar Literasi, Dorong Siswa Berani Berkarya dan Berinovasi – Oktober 22, 2026
- Berburu Promo Biliar di Makassar? Urban Billiard Dalton Tawarkan Harga Mulai Rp16 Ribu per Jam – Oktober 21, 2026






