Makassar, CAKRAWALANEWS – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sulawesi Selatan diwarnai kekecewaan dari para peserta tes. Mereka mengeluhkan sistem yang dianggap tidak kredibel dan bermasalah sejak awal pelaksanaannya.
Berbagai keluhan muncul terkait teknis pelaksanaan tes, termasuk dugaan adanya gangguan sistem yang menyebabkan ketidaklancaran proses seleksi. Peserta merasa dirugikan dan mempertanyakan transparansi serta keadilan dari sistem yang digunakan.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua Umum Perjuangan Jurnalis Sulawesi Selatan (Perjosi) menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, Perjosi mendesak Gubernur Sulawesi Selatan untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan dalam pelaksanaan SPMB ini.
Perjosi menilai bahwa kegagalan SPMB di awal ini mencoreng citra pendidikan di Sulawesi Selatan dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang ada. Mereka menuntut adanya evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
- Minggu Kasih di Gereja Toraja Dadi, Kapolsek Mamajang Kobarkan Semangat Persatuan Jaga Makassar Kondusif – Oktober 25, 2026
- Tetap Membersamai di Tengah Pemulihan, Letkol Sudirman Apresiasi Kekompakan dan Penutupan Panitia Kosamja – Oktober 25, 2026
- Mubes Angkatan 84 KOSAMJA Tetapkan Ariansyah sebagai Ketua Periode 2026–2028 – Oktober 25, 2026






