CAKRAWALANEWS, MAKASSAR — Dua remaja yang melintas di Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diamankan aparat kepolisian setelah mengalami insiden saat berupaya menghindari penertiban lalu lintas, Kamis (22/10/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika kedua remaja itu melintas menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan helm. Saat melihat aparat kepolisian sedang menggelar penertiban lalu lintas di depan mereka, keduanya diduga panik dan secara tiba-tiba memutar balik kendaraan untuk menghindari pemeriksaan petugas.
Aksi tersebut diduga dilakukan secara spontan. Padahal, ruas jalan yang dilalui merupakan jalur satu arah sehingga manuver berputar balik itu berisiko membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dalam insiden tersebut, sepeda motor yang dikendarai kedua remaja itu menabrak kendaraan yang berada di belakangnya. Akibatnya, kedua remaja tersebut terjatuh bersama sepeda motor yang mereka gunakan.
Melihat kejadian itu, aparat kepolisian yang sedang melaksanakan penertiban lalu lintas segera melakukan pemeriksaan terhadap kedua remaja tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi keduanya sekaligus menelusuri penyebab insiden yang terjadi di lokasi.
Saat melakukan pemeriksaan di sekitar sepeda motor, petugas menemukan sebilah senjata tajam jenis badik di bawah kendaraan yang digunakan kedua remaja tersebut.
Temuan itu kemudian menjadi perhatian petugas. Polisi selanjutnya mengamankan kedua remaja tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kepemilikan dan asal-usul senjata tajam yang ditemukan di lokasi kejadian.
Setelah diamankan, keduanya dibawa ke Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mendalami kronologi kejadian, memastikan peran masing-masing remaja, serta mengklarifikasi tujuan mereka membawa atau berada di sekitar senjata tajam yang ditemukan petugas.
Keberadaan senjata tajam tersebut juga menjadi salah satu aspek yang perlu ditelusuri oleh penyidik untuk mengetahui apakah terdapat dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan kepemilikan maupun penguasaannya.
Di sisi lain, muncul dugaan bahwa kedua remaja tersebut berkaitan dengan kelompok geng motor yang selama ini disebut-sebut meresahkan masyarakat di Kota Makassar. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan belum dapat dipastikan sebelum kepolisian menyelesaikan pemeriksaan.
Aparat kepolisian perlu mengungkap fakta-fakta yang mendasari dugaan tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan keduanya dalam aktivitas kelompok tertentu. Status maupun keterkaitan mereka dengan kelompok geng motor tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan insiden kecelakaan dan penemuan senjata tajam.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya kewajiban menggunakan helm dan mematuhi rambu serta ketentuan arah kendaraan. Tindakan memutar balik secara tiba-tiba di jalur satu arah bukan hanya berpotensi menimbulkan kecelakaan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara lain.
Hingga berita ini disusun, kedua remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan di Unit Jatanras Polrestabes Makassar. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, temuan sebilah badik, serta dugaan lain yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas kedua remaja, asal-usul senjata tajam, maupun kemungkinan keterlibatan mereka dalam aktivitas geng motor. Informasi resmi dari pihak kepolisian masih diperlukan untuk memastikan perkembangan penanganan perkara tersebut. (And)
- Hindari Razia, Dua Remaja di Makassar Terjatuh saat Putar Balik, Polisi Temukan Sebilah Badik - Oktober 22, 2026
- SDI Tamamaung II Gelar Literasi, Dorong Siswa Berani Berkarya dan Berinovasi - Oktober 22, 2026
- Berburu Promo Biliar di Makassar? Urban Billiard Dalton Tawarkan Harga Mulai Rp16 Ribu per Jam - Oktober 21, 2026






