Situasi Memanas di Kantor Wali Kota Makassar, Aksi Persuasif Ketua PKN Redam Ketegangan

CAKRAWALANEWS, MAKASSAR — Aksi heroik yang dilakukan Ketua Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Makassar, Hj. Sitti Musdalifah, menarik perhatian sejumlah demonstran saat terjadi ketegangan dalam aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Makassar, Jumat (6/11/2026).

Di tengah situasi yang sempat memanas akibat aksi saling dorong antara demonstran dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat kepolisian, Sitti Musdalifah mengambil inisiatif untuk turun langsung ke tengah massa. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya meredam ketegangan agar situasi tidak semakin berkembang dan aksi tetap berlangsung dalam kondisi terkendali.

Aksi unjuk rasa tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait maraknya aksi penyerangan antar kelompok yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar. Para demonstran mendesak Pemerintah Kota Makassar, khususnya Wali Kota Makassar, agar segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan konflik antar kelompok yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Dalam tuntutannya, massa menyoroti aksi saling serang yang kerap melibatkan penggunaan senjata tajam, termasuk anak panah atau busur. Insiden tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga, bahkan menimbulkan korban luka akibat terkena anak panah.

Para demonstran menilai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum. Mereka menginginkan adanya langkah pencegahan, pengawasan, serta penindakan yang terukur terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Suasana sempat mengalami peningkatan tensi ketika sejumlah demonstran berupaya memasuki area halaman Kantor Wali Kota Makassar untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Upaya tersebut kemudian direspons petugas Satpol PP bersama aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Situasi pun diwarnai aksi saling dorong antara massa dan petugas. Aparat berupaya membatasi pergerakan demonstran sekaligus menjaga agar situasi di lingkungan kantor pemerintahan tetap terkendali.

Di tengah kondisi tersebut, Sitti Musdalifah yang kebetulan berada di halaman Kantor Wali Kota Makassar karena memiliki agenda pertemuan dengan Wali Kota, memilih turun tangan secara langsung.

Aksi heroik ketua PKN Makassar (dok/and)

Tanpa menunggu situasi semakin memanas, Ketua PKN Kota Makassar itu mendekati massa demonstran dan berupaya menenangkan mereka. Kehadirannya di tengah kerumunan menjadi perhatian para peserta aksi, terlebih ketika ketegangan antara demonstran dan petugas masih berlangsung.

Dengan pendekatan persuasif, Sitti Musdalifah berupaya mengendalikan suasana serta mengajak para demonstran agar tetap tenang dalam menyampaikan aspirasi. Ia juga mendorong agar penyampaian tuntutan dilakukan secara tertib sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh pihak pemerintah.

Langkah tersebut turut membantu meredakan ketegangan di lokasi. Situasi yang sebelumnya diwarnai aksi saling dorong berangsur kondusif, sehingga komunikasi antara massa aksi dan pihak terkait dapat kembali berlangsung.

Tidak berselang lama, Wali Kota Makassar akhirnya menemui para demonstran untuk menerima aspirasi yang disampaikan. Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi massa untuk menyuarakan secara langsung keresahan mereka mengenai maraknya konflik antarkelompok dan penggunaan busur yang mengancam keamanan masyarakat.

Dengan hadirnya kepala daerah di tengah massa, penyampaian aspirasi dapat berlangsung dalam suasana yang lebih terkendali. Ketegangan yang sebelumnya terjadi pun berangsur mereda.

Peristiwa tersebut memperlihatkan pentingnya pendekatan komunikasi dan dialog dalam menghadapi dinamika penyampaian aspirasi di ruang publik. Ketika situasi mulai memanas, langkah persuasif dan kemampuan membangun komunikasi menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah terjadinya gesekan yang lebih besar.

Hingga berakhirnya ketegangan di lokasi, suasana di halaman Kantor Wali Kota Makassar kembali kondusif dan aman. Para demonstran pun mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada Wali Kota Makassar.

Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan keamanan lingkungan, khususnya maraknya kekerasan antarkelompok dan penggunaan senjata busur, membutuhkan perhatian serta penanganan serius dari seluruh pihak demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Makassar. (And/Emmy)

 

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *