Aina Fadhillah Ramadhan Kembali Naik Podium Tertinggi, Ukir Prestasi di Turnamen Nasional UINAM Cup VIII 2026

CAKRAWALANEWS, MAKASSAR – Semangat juang, keberanian, dan kedisiplinan mengantarkan atlet muda Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Maccini Sombala, Aina Fadhillah Ramadhan, menorehkan prestasi membanggakan pada Open Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rektor UINAM Cup VIII Tahun 2026. Siswi kelas VI UPTD SPF SD Negeri Balang Baru 1 Makassar ini berhasil meraih Juara 1 Kategori Kelas Bebas Putri (35–45 Kg) Usia Dini, sekaligus mempersembahkan medali emas bagi perguruan dan sekolahnya.

Atas pencapaian tersebut, Aina Fadhillah Ramadhan kembali menambah catatan prestasi sekaligus koleksi medali yang telah diraihnya melalui berbagai ajang kompetisi. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan berlatih, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah merupakan modal penting bagi seorang atlet muda untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di Gedung Super Futsal Kota Makassar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 tersebut, Aina tampil penuh percaya diri dengan memperlihatkan kemampuan teknik, keberanian, dan konsentrasi selama pertandingan. Perjuangannya menuju podium juara dimulai dari babak semifinal, ketika ia berhasil mengungguli lawannya dengan skor 210–0 pada babak pertama dan 250–50 pada babak kedua.

Memasuki babak final, putri pasangan Muhammad Thalib Ramadhan dan Germalia Ramli itu kembali menunjukkan performa terbaiknya. Dengan teknik serangan terarah, ketenangan, serta semangat pantang menyerah, Aina berhasil menaklukkan lawannya dengan skor 120–0 pada babak pertama dan 70–0 pada babak kedua. Hasil tersebut memastikan dirinya berdiri di podium tertinggi dan membawa pulang medali emas sekaligus mengantarkan perguruan Tapak Suci Cabang Maccini Sombala meraih Juara Umum 2 Usia Dini dalam kompetisi pencak silat tingkat nasional.

Kejuaraan yang diikuti sekitar 488 pesilat dari berbagai perguruan Tapak Suci di sejumlah daerah di Indonesia ini menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus pembinaan mental bagi para atlet. Bagi Aina, keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam pertandingan, melainkan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan diri.

Orangtua Aina, Muhammad Thalib Ramadhan yang akrab disapa Ramzi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian putrinya. Menurutnya, medali emas tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan menjalani latihan, kedisiplinan, serta dukungan keluarga dan para pelatih. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Aina untuk terus belajar, memperbaiki kemampuan, dan tidak cepat berpuas diri dalam meraih prestasi berikutnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Aina bisa tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik bagi perguruan. Prestasi ini tentu membanggakan keluarga, khususnya kedua orangtua, sekaligus mengharumkan nama sekolah UPTD SPF SD Negeri Balang Baru 1 Makassar. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan,” ungkap Ramzi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelatih serta keluarga besar Tapak Suci yang telah memberikan pembinaan, pendampingan, dan motivasi kepada putrinya.

Sementara itu, Pelatih Tapak Suci Cabang Maccini Sombala, Rachmat Tumengkol, mengapresiasi keberhasilan Aina yang dinilai menjadi bukti bahwa kerja keras dan kedisiplinan dalam latihan dapat membuahkan hasil membanggakan. Ia berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi atlet-atlet lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan teknik, memperkuat mental bertanding, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Prestasi gemilang yang diraih ini diharapkan dapat dipertahankan. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi dan penyemangat bagi atlet-atlet lainnya di Perguruan Tapak Suci Cabang Maccini Sombala untuk semakin giat berlatih, meningkatkan kemampuan, dan terus berjuang meraih prestasi,” ujarnya.

Rachmat menambahkan, kontingen Tapak Suci Cabang Maccini Sombala berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu meskipun tidak memasang target khusus dalam kejuaraan tersebut. Capaian kolektif itu sekaligus mengantarkan perguruan meraih predikat Juara Umum 2 Kategori Usia Dini. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus mencerminkan hasil pembinaan yang dilakukan secara konsisten melalui kerja keras, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah.

Prestasi Aina Fadhillah Ramadhan menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita dan mengukir prestasi. Medali emas yang diraihnya bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga cerminan keberanian, disiplin, ketekunan, tanggung jawab, dan sportivitas. Dengan dukungan orangtua, guru, pelatih, serta keluarga besar Tapak Suci, Aina diharapkan terus mengasah potensi diri, meraih prestasi yang lebih tinggi, dan mengharumkan nama perguruan, sekolah, serta Kota Makassar di kancah pencak silat nasional. (*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *