Cakrawalanews, Makassar — Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan untuk menyukseskan pelaksanaan Piala Panglima TNI yang akan digelar secara serentak di 12 kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Selatan, pada tanggal 27 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pelaksanaan pertandingan domino ini menjadi salah satu agenda olahraga yang melibatkan ORADO sebagai cabang olahraga yang dipercaya untuk melaksanakan pertandingan domino secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Pengprov ORADO Sulsel, Firman Zulkadri, SH, mengatakan kesiapan tersebut telah dibahas dalam rapat bersama Pengurus Besar (PB) ORADO yang digelar pada 29 Agustus 2026.
Menurut Firman, hasil rapat tersebut menetapkan Pengprov ORADO Sulsel memperoleh kuota pelaksanaan pertandingan di 12 kabupaten/kota. Selanjutnya, pihak Pengprov ORADO Sulsel akan melakukan koordinasi dengan Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO di daerah yang nantinya ditunjuk sebagai pelaksana.
“Pengprov ORADO Sulsel telah melakukan rapat bersama Pengurus Besar ORADO pada tanggal 29 Agustus. Dari hasil rapat tersebut, Sulawesi Selatan mendapatkan kuota untuk pelaksanaan di 12 kabupaten/kota,” ujar Firman.
ORADO merupakan cabang olahraga yang telah mendapatkan pengakuan dan pembinaan dalam ekosistem olahraga nasional melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dalam agenda Piala Panglima TNI tersebut, ORADO ditunjuk sebagai pihak yang melaksanakan pertandingan domino secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menambahkan bahwa penentuan daerah dan koordinasi pelaksanaan akan disesuaikan dengan surat telegram Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Karena itu, Pengprov ORADO Sulsel akan segera berkoordinasi dengan Pengcab yang akan ditunjuk untuk memastikan seluruh persiapan pertandingan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami selanjutnya akan berkoordinasi dengan Pengcab yang akan ditunjuk berdasarkan surat telegram dari Panglima TNI. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan di wilayah Sulawesi Selatan dapat berjalan dengan baik dan sukses,” jelasnya.
Firman menyebutkan, pelaksanaan Piala Panglima TNI tidak hanya berlangsung di Sulawesi Selatan, tetapi akan digelar secara serentak di 101 titik di seluruh Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI menghadirkan momentum olahraga yang dapat melibatkan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, salah satu titik utama kegiatan akan berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) di Cijantung. Kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri oleh Panglima TNI.
“Pertandingan ini akan dilaksanakan di 101 titik di seluruh Indonesia. Salah satu titiknya dilaksanakan di Markas Besar Angkatan Darat di Cijantung dan akan dihadiri oleh Panglima TNI,” ungkap Firman.
Selain pelaksanaan pertandingan secara serentak, kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan Teleconference antara pusat dengan 101 Komando Distrik Militer (Kodim) yang ditunjuk untuk melaksanakan pertandingan domino di wilayah masing-masing.
Melalui Teleconference tersebut, pelaksanaan pertandingan di berbagai daerah akan terhubung secara serentak sehingga menjadi bagian dari satu rangkaian kegiatan nasional dalam memperingati HUT ke-81 TNI.
Tidak hanya menjadi agenda olahraga dalam rangkaian HUT TNI, pertandingan domino tersebut juga diarahkan untuk mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Target tersebut berkaitan dengan jumlah peserta yang diproyeksikan mencapai lebih dari 10.000 orang dan berlangsung secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Firman menilai, agenda tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di Indonesia. Selain memperkenalkan domino sebagai olahraga yang dapat dipertandingkan secara terorganisasi, kegiatan berskala nasional itu juga menunjukkan besarnya potensi olahraga domino dalam membangun kebersamaan masyarakat.
“Pertandingan domino ini akan menjadi bagian dari upaya mencatatkan rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak, yakni lebih dari 10.000 peserta yang dilaksanakan secara serentak,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan di Sulawesi Selatan berjalan maksimal, Pengprov ORADO Sulsel akan memperkuat koordinasi dengan jajaran pengurus di tingkat kabupaten/kota.
Koordinasi dinilai penting mengingat kegiatan tersebut akan berlangsung secara serentak dan menjadi bagian dari agenda nasional. Setiap daerah yang ditunjuk nantinya diharapkan mampu mempersiapkan venue, peserta, perangkat pertandingan, serta kebutuhan teknis lainnya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan.
Firman menegaskan, Pengprov ORADO Sulsel siap mengambil bagian dalam menyukseskan agenda tersebut, khususnya di wilayah yang berada dalam koordinasi Kodam XIV/Hasanuddin.
“Kami dari Pengprov ORADO Sulsel siap menyukseskan Piala Panglima TNI ini, khususnya di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin. Kami akan melakukan koordinasi secara maksimal dengan Pengcab yang nantinya ditunjuk,” tegasnya.
Ia berharap seluruh jajaran ORADO di Sulawesi Selatan dapat bekerja sama dan menjaga kekompakan sehingga pelaksanaan pertandingan domino tersebut tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga domino di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, keterlibatan ORADO dalam agenda berskala nasional tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mendapatkan tempat sebagai olahraga yang terorganisasi.
“Kami berharap seluruh jajaran dapat bekerja sama dan menjaga kekompakan. Ini merupakan agenda nasional yang harus kita sukseskan bersama,” pungkas Firman. (And)
- Piala Panglima TNI Bidik Rekor MURI, ORADO Sulsel Bersiap di 12 Kabupaten/Kota - Agustus 30, 2026
- Andrew Branch Silambi’ Pimpin Vox Point Indonesia Toraja Utara, Satukan Langkah untuk Umat dan Bangsa - Agustus 30, 2026
- Arry Abdi Syalman Dianugerahi Kabar Makassar Award sebagai Tokoh Muda Sulsel - Agustus 30, 2026






