Makassar, CAKRAWALANEWS – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sulawesi Selatan diwarnai kekecewaan dari para peserta tes. Mereka mengeluhkan sistem yang dianggap tidak kredibel dan bermasalah sejak awal pelaksanaannya.
Berbagai keluhan muncul terkait teknis pelaksanaan tes, termasuk dugaan adanya gangguan sistem yang menyebabkan ketidaklancaran proses seleksi. Peserta merasa dirugikan dan mempertanyakan transparansi serta keadilan dari sistem yang digunakan.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua Umum Perjuangan Jurnalis Sulawesi Selatan (Perjosi) menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, Perjosi mendesak Gubernur Sulawesi Selatan untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan dalam pelaksanaan SPMB ini.
Perjosi menilai bahwa kegagalan SPMB di awal ini mencoreng citra pendidikan di Sulawesi Selatan dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang ada. Mereka menuntut adanya evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
- Family Gathering CLI Jadi Ajang Memperkuat Silaturahmi dan Solidaritas Kader – Februari 8, 2026
- Dari Silaturahmi Jadi Aksi Sosial, Tim Hore-Hore Lintas Alumni SPENSA Makassar Konsisten Tebar Jumat Berkah – Januari 16, 2026
- Kepala Rutan Kelas I Makassar Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Kelas I Makassar – Januari 15, 2026






