Makassar, CAKRAWALANEWS – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sulawesi Selatan diwarnai kekecewaan dari para peserta tes. Mereka mengeluhkan sistem yang dianggap tidak kredibel dan bermasalah sejak awal pelaksanaannya.
Berbagai keluhan muncul terkait teknis pelaksanaan tes, termasuk dugaan adanya gangguan sistem yang menyebabkan ketidaklancaran proses seleksi. Peserta merasa dirugikan dan mempertanyakan transparansi serta keadilan dari sistem yang digunakan.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua Umum Perjuangan Jurnalis Sulawesi Selatan (Perjosi) menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, Perjosi mendesak Gubernur Sulawesi Selatan untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan dalam pelaksanaan SPMB ini.
Perjosi menilai bahwa kegagalan SPMB di awal ini mencoreng citra pendidikan di Sulawesi Selatan dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang ada. Mereka menuntut adanya evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
- Suasana Haru dan Kebersamaan Warnai Halal Bihalal Keluarga Besar Alumni SMA Muhammadiyah 3 Makassar – April 3, 2026
- Sambut Hari Kemenangan 1447 H, CEO TRK Holding Sampaikan Ucapan Penuh Makna – Maret 20, 2026
- Hangatkan Ramadan, OSIS dan Rewana SMPN 37 Makassar Berbagi Takjil kepada Anak Panti dan Pengguna Jalan – Maret 15, 2026






