Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB ‘Kab Gowa Menangani Miskin Ekstrim Via By Data, .

Gowa-Cakrawalanews.my.id/Pemerintah Pusat, Kabupaten, kota menegaskan Miskin Eskrim harus di tangani secara serius Dinas pengendalian penduduk dan KB kab Gowa yang di kepalai Sofyan Daud S.Sos MM melihat miskin Ekstrim berdasarkan indikator nya, dengan memperkuat by data.

Diawal kepemimpinan Bupati terpilih Husniah Talenrang dan wakilnya Darmawangsyah Muin ‘ dalam 100 hari kerjanya dimana konsep Gowa Bersama ” Bersih, Sehat, Aman, Cerdas akan di implementasikan oleh seluruh OPD Yang ada di Kabupaten Gowa salah satu di antaranya adalah ‘Dinas Pengendalian penduduk dan KB berada pada posisi Gowa Sejahtera bahasa Makassar nya Massunggu ” itulah ungkapan  Kadis Kepada wartawan. Jumat 7 Maret 2025

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut nya ” ada kesan  ketidak sabaran  publik mau melihat apa yang di lakukan Bupati /wakil nya dalam program  kerja 100 hari untuk mengakselerasikan program Bupati di setiap. OPD
Maka seluruh OPD belum lama ini di panggil untuk rapat koordinasi dengan konsep Gowa bersama

Dinas pengendalian kependudukan dan KB ‘ masuk pada Gowa sejahtera “yakni menuntaskan miskin Ekstrim yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa
mencerna daripada muatan lokal itu bagaimana kita bisa melihat pola penanganan keluarga /masyarakat miskin ekstrim . sekarang ini masyarakat belum dapat membedakan seperti apa kategori miskin ekstrim, miskin dan hampir miskin inilah yang belum di pahami publik kemiskinan ada tahapan -tahapan  nya.  miskin ekstrim yang paling di bawah dimana mereka tidak bisa hidup tanpa ketergantungan dari orang lain, mereka betul-betul sangat miskin “sebagaimana  instruksi presiden semua wilayah Kabupaten kota dan provinsi menzerokan masyrakat miskin Ekstrim,nya

Bahkan Bupati dan wakil nya tidak akan tinggal diam. Dia turun lansung kelapangan ‘Husniah Talenrang tidak serta merta menerima begitu saja data miskin yang di
laporkan stafnya ‘asal Bupati senang bukan itu maksudnya ” dia ingin turun lansung kelapangan melihat kondisi rakyat nya yang memang benar-benar miskin dan Bupati bersama wakil nya ingin berdialog lansung mendegar keluhannya nya.
hal itulah yang Bupati lakukan, sebagai langkah awal dia bekerja.selanjut nya dinas terkait yang akan melanjutkan.

Dinas pengendalian penduduk dan KB setelah rapat dengan Bupati soal pengentasan kemiskinan ekstrim dia rencana buat   pola role model .

Sofyan Daud menandaskan ” data kami stanbay , tenaga pendamping juga sudah kita siapkan indikator masyarakat miskin juga jelas  “tinggal.bagaimana  menyatukan persepsi semua stacholder terkait seperti apa menafsirkan miskin ekstrim yang di maksud. terutama  di desa dan kelurahan kalau hal ini tak tertangani secara optimal bisa saja muncul lagi yang namanya miskin ekstrim ‘satukan sudut pandang kita melihat orang yang hidup miskin ekstrim dia tidak bisa berbuat apa -apa tanpa bantuan orang lain dia hidup dari belas kasihan orang di sekitar nya., oleh nya itu disinilah peran nya lintas sektor ” termasuk  dinas perindustrian, perdagangan, peternakan, perikanan, pertanian, pokok nya instansi yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan buat mereka “maka dari itu langkah yang harus kita tempuh adalah by data kita tidak boleh main-main dalam  mengentaskan miskin ekstrim  seyogyanya data terupdate setiap hari bahwa miskin ekstrim itu dinamis semua orang harus tahu, dan tersampaikan dengan baik ke masyarakat bahwa inilah sebenarnya orang miskin ekstrim sehingga  merekan dapat pengakuan dari pemerintah maupun publik “tutur Sofyan Daud.

Lanjut Sofyan Daud “data awal untuk mengetahui jumlah masyarakat miskin ekstrim dari Menko PMK (data satu pintu) yang sudah di bagi kesemua kab kota melalui Bappeda kemudian di padankan dari BPS,kemensos dan BKKBN sehingga di kabupaten Gowa tahun  2023 data miskin ekstrim sebesar 1108 jiwa dari 371 kepala keluarga menyebar di seluruh kecamatan  dari 167 desa dan kelurahan sementara kecamatan yang banyak warga miskin ekstrim nya adalaah kecamatan Bontonompo selatan.
Desa juga punya data miskin ekstrim, setidak nya dalam melakukan pendataan harus profesional jangan terkontaminasi dengan kepentingan pribadi maupun golongan agar data itu akurat keberadaan nya.

Angka kemiskinan di Kabupaten Gowa untuk versi BPS sekitar 51 ribu jiwa, kemensos 400 ribu jiwa dan BKKBN 6000 ribu jiwa data 2024 hal inilah yang perlu di lakukan evaluasi untuk di padan kan sehingga data itu bisa singkron
Sofyan Daud juga menambahkan setiap hari kita update data, bahkan kita buatkan dokumen secara tertulis ,lengkap dengan gambar rumah nya,  nama dan alamat nya.jadi yang kita lakukan berbasis data
By data, by addres, by name, by Picture dalam penanganan masyarakat miskin ekstrim kalau data kita valid otomatis pemerintah tidak kesulitan memberi bantuan kepada mereka, dan yang paling kita apresiasi bahwa Bupati dan wakil nya berharap semua kadis menjadi orang tua asuh bagi mereka, kalau mau nya Bupati semua ASN yang bisa ikut andil menjadi orang tua asuh dengan mengeluarkan zakat  harta nya 2,5 persen untuk di jadikan infak atau sedekah apalagi ada Baznas yang bisa mengelolah nya untuk di berikan kepada fakir miskin, kaum duafa dan yatim piatu.tergantung kebijakan Bupati nantinya (Ani Hasan )

Administrator

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *