Viral Berita Investasi Bodong Yang Kaitkan dirinya Syamsuriati Angkat Suara Lewat Hak Jawab

Makassar, (Cakrawalanews)– Sebagaimana dilansir beberapa media online baik Lokal dan Nasional perihal Dugaan salah seorang staf pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang yang terlibat dalam Investasi bodong, Syamsuriati yang menjadi obyek pemberitaan akhirnya memberikan klarifikasi dalam bentuk Hak Jawab kepada media yang telah mengangkat berita tersebut pada Minggu, (19/01/2025).

Dalam Hak Jawabnya yang dikirimkan ke Redaksi detektif.co.id dan Berita Kota Makassar, Syamsuriati menjelaskan perihal kegiatan peduli pendidikan yang dilakukan oleh Yaga Yingde Grup dimana dirinya masuk sebagai member. Dikatakan bahwa Yaga Yingde Grup memiliki kegiatan peduli pendidikan dengan bentuk penyaluran bantuan kepada Siswa-siswi kurang mampu dengan terlebih dahulu melakukan perekrutan tim untuk menjalankan kegiatan tersebut. Dan jika selesai, maka tim yang bekerja juga akan mendapat imbalan dari Yaga Yingde grup.

Namun yang menjadi fokus dalam pemberitaan adalah dirinya melakukan perekrutan kepada puluhan ASN untuk berinvestasi sehingga seolah-olah dirinya selaku penghimpun dana dari investasi tersebut dan tanpa konfirmasi, berita itu tayang dan link-link nya banyak dibagikan melalui grup-grup media sosial seperti di facebook dan grup Whatsapp sejak tanggal 14/1/2025.

Demi menghindari polemik berkepanjangan dan demi menjaga harkat dan martabatnya selaku ASN, Syamsuriati memberikan klarifikasi lewat Hak Jawab dimana sesuai ketentuan UU Pers No. 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik, Perusahaan Pers, Wajib melayani Hak Jawab. Dan Syamsuriati berkenan untuk memberikan poin-poin yang tertuang dalam hak jawabnya sebagai berikut:

  1. Dugaan keterlibatan ASN untuk mengajak ASN lain untuk berinvestasi bodong adalah keliru, yang terjadi adalah saya hanya mengajak orang untuk berpartisipasi di peduli pendidikan yang digagas oleh yaga Yingde group. Dengan tugas memberikan bantuan kepada keluarga siswa miskin berupa uang tunai satu juta rupiah untuk siswa SD, 1.500.000 untuk siswa SMP dan Rp 2 juta untuk siswa SMA, inilah yang dilakukan sehingga untuk memperbanyak anak siswa miskin diberi bantuan maka harus banyak tim yang terlibat sehingga banyak anak-anak siswa miskin yang terbantukan. Di samping itu bantuan pendidikan ini juga menambah penghasilan kepada tim yang membantu sehingga di samping membantu siswa miskin juga tim yang terlibat mendapatkan bantuan dari yaga Yingde group.
  2. Bantuan pendidikan ini khususnya di Pinrang untuk tahap pertama dimulai tanggal 7/ 5 2024 sampai 20 Agustus 2024. Kemudian 21 Agustus 2024 oleh Yaga Yingde grup menggandeng Bufallo Generator Inc. untuk memperkenalkan aplikasi Smart Energy yang diduga investasi bodong.
  3. Pada 22 Agustus 2024 Smart Energy resmi di launching di Amerika Serikat dengan janji yang masuk 1. 000 orang pertama mendapatkan bonus 50 dolar, setelah 1.000 orang tercapai pihak perusahaan kemudian memberikan bonus 18 dolar bagi yang mendaftar di Smart Energy, inilah yang membuat para member mau ikut berpartisipasi di Smart Energy tanpa diajak, karena mentor memasukkan di grup peduli pendidikan dan terbukti ada, akhirnya orang yang tergabung di group peduli pendidikan tergiur masuk dengan sukarela.Untuk launching di Indonesia sendiri rencananya akan dilaksanakan pada 2 November 2024 dan scam 23 Desember 2024, Namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

Salah seorang Kerabat Syamsuriati, Tenri bahkan menyoroti keberadaan salah satu Media online yakni perisaijurnalis.com yang turut memposting berita tanpa konfirmasi yang ia duga disadur dari media yang menayangkan sebelumnya. Tenri pun berupaya untuk mencari tahu siapa pengelola media perisaijurnalis.com namun tidak ditemukan. Baik nama Perusahaan, alamat redaksi, sampai penanggung jawab media tersebut tidak tercantum.

“Bagaimana kami mau layangkan hak jawab kepada perisaijurnalis.com jika media itu tidak mencantumkan susunan redaksi dan perusahaannya, yang bahkan alamat redaksinya pun tak ada”. Ujar Tenri.

Ditambahkannya, dirinya telah memiliki link-link berita dari perisaijurnalis.com yang dinilainya sangat tendensius dan terkesan sepihak. Berikut link-link berita dari perisaijurnalis.com yang berhasil dihimpun dan sama sekali tidak ada konfirmasi kepada Syamsuriati selaku obyek dalam pemberitaan itu.

https://perisaijurnalis.com/oknum-staf-diknas-pinrang-diduga-terlibat-investasi-bodong/

https://perisaijurnalis.com/diknas-pinrang-tindak-oknum-staf-yang-diduga-terlibat-investasi-bodong/

https://perisaijurnalis.com/duh-oknum-staf-diknas-pinrang-dikabarkan-mengamuk/

https://perisaijurnalis.com/juru-masak-puskesmas-mattiro-bulu-diduga-aktif-sosialisasikan-investasi-bodong/

Untuk itu, baik Syamsuriati maupun Tenri berharap agar Pengelola media perisaijurnalis.com punya itikad baik untuk konfirmasi setelah pemberitaan di media tersebut tayang. Karena jika tidak, maka patut diduga media tersebut telah melakukan pelanggaran UU ITE, dan Pencemaran nama baik.

“Jika kami kesulitan untuk memberikan hak jawab akibat pengelola media itu tidak jelas, bisa saja kami langsung laporkan ke Penegak Hukum karena jelas-jelas telah melanggar UU ITE dan sangat jelas mengarah kepada pencemaran nama baik serta perbuatan tidak menyenangkan”.Pungkas Tenri. (tim)

Administrator

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *