Pengamanan Natal di gereja terbesar di Kota Makassar tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan aparat Kepolisian Republik Indonesia dan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sejumlah personel kepolisian terlihat berjaga di berbagai titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar area gereja. Untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan, satu unit mobil teknisi bom (Jibom) dari Satuan Brimob turut diterjunkan sebagai langkah preventif terhadap kemungkinan gangguan, termasuk ancaman bahan peledak.
Belasan anggota Ormas Elang Timur Indonesia telah berada di lokasi sejak sebelum rangkaian ibadah dimulai. Mereka berperan membantu aparat dalam pengaturan arus masuk dan keluar jemaat, menjaga ketertiban lingkungan sekitar gereja, serta memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun kerumunan yang berpotensi mengganggu kelancaran ibadah. Seluruh kegiatan pengamanan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Koordinasi aktif antara Ormas Elang Timur Indonesia dengan aparat kepolisian dan TNI terus dilakukan sepanjang pelaksanaan ibadah. Sinergi ini dinilai sangat penting, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang melibatkan ribuan jemaat. Kehadiran unsur pengamanan dari berbagai elemen tersebut turut memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi umat Kristiani yang mengikuti misa Natal.
Selain pengamanan terbuka, aparat keamanan juga melakukan pemantauan secara tertutup guna mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas. Langkah-langkah pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen aparat bersama elemen masyarakat untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Hingga seluruh rangkaian ibadah Natal di Gereja Katedral Makassar selesai dilaksanakan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya insiden maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya perayaan. Umat Kristiani pun dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan rasa damai.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas pengamanan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang bertugas, baik dari unsur kepolisian, TNI, maupun organisasi kemasyarakatan. Penyerahan bingkisan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Wali Kota Makassar, Pangdam XIV/Hasanuddin, serta Kapolda Sulawesi Selatan.
Kegiatan pengamanan Natal ini sekaligus menjadi cerminan nyata semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Makassar. Kolaborasi antara aparat negara dan elemen masyarakat diharapkan terus terjalin guna menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kerukunan sosial di tengah keberagaman yang ada. (And)
- Lewat “Persetan Tanggal Merah”, Havefunband Suarakan Kepedulian di Donasi Pray for Sumatera - Desember 27, 2025
- Elang Timur Indonesia Bersama Aparat Amankan Natal, Forkopimda Serahkan Bingkisan Pengamanan - Desember 24, 2025
- Ulang Tahun Anak Pengusaha Makassar Jadi Rekor Nasional, MURI Catat 211 Pemberitaan Media - Desember 16, 2025






