Rapat dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 40 Makassar, H. Ahmad Lamo, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri oleh seluruh guru, staf tata usaha, guru Bimbingan Konseling (BK), serta Komite Sekolah. Kehadiran berbagai unsur pendidikan ini menunjukkan keseriusan sekolah dalam membangun sistem mutu yang terintegrasi dan kolaboratif.
Dalam pelaksanaannya, SMPN 40 Makassar turut didampingi oleh pengawas pembina, Hasmawati, M.Pd., yang memberikan supervisi teknis serta panduan terkait pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Pendampingan ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan SPMI berjalan sesuai mekanisme dan dapat dievaluasi secara terukur.
Dalam arahannya, Kepala Sekolah Ahmad Lamo menyampaikan bahwa SPMI bukan hanya bertujuan memenuhi tuntutan administrasi semata, melainkan menjadi landasan manajemen pendidikan yang berkelanjutan dan berbasis mutu. Ia menekankan pentingnya peran seluruh komponen sekolah dalam memahami target yang ingin dicapai.
“Pemenuhan delapan standar ini kami lakukan melalui sistem penjaminan mutu internal atau SPMI. Ada tahapan-tahapan yang harus dipenuhi menuju sekolah unggul, di mana setiap komponen sekolah memahami apa yang ingin dicapai. Kami tidak hanya menargetkan pemenuhan administratif, tapi penerapan nyata dalam proses belajar, pengelolaan, dan evaluasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa delapan standar pendidikan yang menjadi fokus utama terdiri dari standar isi, proses, penilaian pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan, serta kompetensi lulusan. Menurutnya, seluruh elemen sekolah diarahkan untuk bekerja dalam satu sistem kerja yang sinergis.
“Guru, staf, hingga Komite Sekolah menjadi bagian dari tim pemenuhan standar ini. Komite kami libatkan sebagai tim monitoring dan evaluasi agar kolaborasi semakin kuat dan berkesinambungan,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, pengawas pembina Hasmawati, M.Pd., turut memberikan penguatan materi mengenai tahapan implementasi SPMI. Ia menekankan pentingnya kesadaran mutu yang tertanam di setiap unit kerja sekolah, sehingga seluruh proses bukan hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui kegiatan evaluasi ini, SMPN 40 Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola sekolah, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, dan memastikan peserta didik memperoleh layanan pendidikan terbaik sesuai dengan standar nasional. Implementasi SPMI diharapkan menjadi tonggak awal menuju transformasi sekolah menuju lembaga pendidikan yang unggul, profesional, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan. (*)
- Family Gathering CLI Jadi Ajang Memperkuat Silaturahmi dan Solidaritas Kader - Februari 8, 2026
- Dari Silaturahmi Jadi Aksi Sosial, Tim Hore-Hore Lintas Alumni SPENSA Makassar Konsisten Tebar Jumat Berkah - Januari 16, 2026
- Kepala Rutan Kelas I Makassar Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Kelas I Makassar - Januari 15, 2026






